Selain itu, engagement theory menekankan pentingnya keterlibatan pengguna dalam bentuk
komentar, like, dan berbagi konten untuk meningkatkan visibilitas dan loyalitas pelanggan.
Secara umum strategi dalam Social Media Marketing (SMM) melibatkan pembuatan konten
yang menarik, penggunaan iklan berbayar, serta pemanfaatan influencer untuk memperluas
jangkauan pemasaran. Konsep content marketing juga berperan penting, di mana konten yang
informatif, menarik, dan relevan dapat menarik perhatian audiens serta meningkatkan interaksi.
Sedangkan Menurut Manggolddan Faulds (2008), social media marketing adalah alat
penghubung antara merek kepada pengguna sosial media. Dari definisi yang ada dapat
disimpulkan bahwa social media marketing adalah sebuah sarana pemasaran modern yang sangat
efisien karena perusahaan itu tidak perlu mengeluarkan banyak biaya dan iklan yang disajikan
itu dapat dilihat oleh banyak konsumen di seluruh dunia. Dalam hal ini, dapat dijelaskan bahwa
pengertian minat berkunjung Menurut Kotler and Keller (2014)merupakan tindakan konsumen
dalam memilih atau memutuskan berkunjung pada suatu tempat berdasarkan pada pengalaman
dalam berkunjung.Teori minat berkunjung wisatawan dapat dianalogikan sama dengan minat
pembelian.Kemudian teori minat berkunjung dipaparkan kembali oleh (Nuraeni, 2014) dalam
penelitiannya mengemukakan bahwa minat berkunjung wisatawan dapat dipengaruhi oleh
beberapa faktor, yaitu : kualitas pelayanan, citra wisata, promosi serta daya tarik.
Dengan demikian, tujuan social media marketing adalah untuk memperkenalkan destinasi
wisata yang ada di Tapanuli Utara khususnya Kota Tarutung yaitu Pemandian air Soda. Dengan
demikian penulis tertarik meneliti ”Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Minat
berkunjung ke Destinasi Wisata Pemandian Air Soda Tarutung”. Hal ini diutamakan karena
nama wisata tersebut masih sangat asing didengar oleh masyarakat luar sehingga hal tersebut
mempengaruhi tingkat jumlah pengunjung.
2. Metode
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitan ini adalah penelitian kuantitatif.Penelitian
kuantitatif menurut Sugiyono (2017) adalah metode penelitian yang berdasarkan pada filsafat
positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan
sampel pada umumnya dilakukan random serta pengumpulan data menggunakan intrumen
penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah
wistawan yang berkunjung ke destinasi wisata Pemandian Air Soda selama satu Tahun terakhir
yaitu Tahun 2025 sebanyak 9.176 pengunjung.Ukuran sampel ditentukan menggunakan rumus
Slovin dengan tingkat kesalahan 10% sehingga diperoleh jumlahnya sebanyak 100 pengunjung.
Sumber data dalam penelitian ini adalah melalui data primer dan sekunder yaitu data yang
diperoleh dari instansi yang diteliti dan data yang diperoleh dari jurnal-jurnal, buku-buku dan
internet . Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui observasi, angket dan
dokumentasi dengan skala pengukuran variabel yaitu skala likert. Pengujian data dilakukan
melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji deskriptif, uji linier sederhana, uji koefisien determinasi
serta uji statistik yaitu uji t.
3. Hasil dan Pembahasan
Gambaran umum responden berdasarkan jenis kelamin pengunjung pemandian air soda
Tabel 2 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin